Babe dan Bapak
05.03.00Barusan diajari Babe menari salsa. Ahahaha..
Tidak terlalu sulit langkah awalnya, tinggal dibiasakan saja. Sejak tahun lalu sudah disuruh Babe latihan salsa, tapi belum pernah terlaksana. Dulu sih disuruh latihan biar bisa “menaikkan harga jual”. Biar laku sama cewek maksudnya. Hahaha.. Sekarang ganti motivasi. Kata Babe, biar ga bikin malu. Saya udah cerita sepotong-sepotong tentang pacar ke Babe, termasuk bahwa pacar berasal dari NTT yang punya tradisi dansa.
Gentlemen itu harus bisa ngajak cewek dansa boyyy.. Apalagi lo pacaran sama orang timur. Mereka itu suka menari. Jijik banget kan kalo lo ga bisa dansa. Latihan! Jangan bikin malu keluarga!
Hahahaa… Kalo lagi kumpul sama keluarga di Jakarta ini, pasti langsung ingat film The Godfather. Babe Godfather-nya. Hahahaha… Lucu. Alhasil, saya pun buka youtube dan latihan satu jam penuh sampai berkeringat. Babe cuma melatih di awal2, selebihnya dia mengawasi dari kasur. Setelah itu dia googling video2 tarian dari sekitar NTT. Emang langkah2 dasarnya seperti salsa. Ritmenya mirip. Hahahaa.. Baiklah, Be, anakmu ga akan bikin malu nanti. :p
Tadi sempat pup waktu latihan.
Di toilet teringat Bapak saya. Kebetulan sebelum latihan, saya dan babe nonton film Chef, sebagian menceritakan relasi sang Chef dengan anaknya.
Saya dan Bapak...
Hmm,
Sebetulnya banyak kenangan manis yang bisa diingat. Jalan-jalan ke stasiun, nongkrong di kereta yang belum jalan, selalu diajak ke acara2 sekolah Bapak, terutama kunjungan2 ke tempat ziarah atau retret. *bapak saya guru agama*
Bapak juga yang mengenalkan saya pada alam, terutama gunung. Dan kebudayaan2 lokal. Masyarakat adat. Sejarah Jawa. Bapak selalu bilang, kita tidak boleh lupa pada akar. Biasanya akar yang dimaksud Bapak itu budaya (jawa timur alias majapahit), alam, dan “masyarakat kecil”.
Yaps. Bapak lah yang mengenalkan saya ke gerakan sosial, meskipun kemudian dia jadi orang yang paling keras menentang aktivitas saya. Bapak yang pertama kali membawa saya ke komunitas2 anak jalanan, penyandang disabilitas, panti2 asuhan, ke kampung2 di bantaran sungai, sekolah2 yang sangat miskin, dll. Pesan Bapak selalu: Jadilah pengikut Kristus yang sebenarnya.
Pada perkembangannya, mungkin kami punya banyak definisi yang berbeda, cara pandang yang cukup berlawanan. But somehow, tanpa Bapak, saya tidak akan jadi saya yang sekarang.
Saya masih sering bertanya-tanya, kenapa kini justru ia selalu menentang aktivitas saya. Apa bapak takut saya menderita secara finansial? Atau bapak trauma dengan apa yang terjadi pada Kakek di era 65-an dulu? Belum ketemu jawabannya.
Kembali soal Babe dan Bapak.
Pada Babe, saya menemukan figur ayah yang berbeda. Meskipun sama-sama galak, Babe tidak banyak intervensi. Dia memberi tanggapan atau saran secukupnya. Selalu percaya bahwa kami sudah dewasa, punya pikiran dan keputusan sendiri. Kami hanya perlu diberi opsi.
Babe setia mengantar atau menjemput, juga menemani, jika diperlukan atau diminta. Sesekali mengajak makan di luar. Babe curhat tentang masalahnya, tidak ragu buat minta saran. Babe bertanya tentang pada siapa kami jatuh cinta, dan akan melakukan apa saja untuk membantu. Tidak hanya saya. Semua. Pada Sam dan Erky juga begitu. Dan hal-hal lainnya.
Menyenangkan punya keluarga yang lain begini. Tentu saja saya tidak bisa membandingkan dengan Bapak. Bagaimana pun babe adalah orang asing yang baru saya kenal setelah dewasa, bukan seorang ayah yang benar-benar membesarkan saya. Tapi, yahh…senang saja. Ada sosok ayah lain...
Kembali soal Babe dan Bapak.
Pada Babe, saya menemukan figur ayah yang berbeda. Meskipun sama-sama galak, Babe tidak banyak intervensi. Dia memberi tanggapan atau saran secukupnya. Selalu percaya bahwa kami sudah dewasa, punya pikiran dan keputusan sendiri. Kami hanya perlu diberi opsi.
Babe setia mengantar atau menjemput, juga menemani, jika diperlukan atau diminta. Sesekali mengajak makan di luar. Babe curhat tentang masalahnya, tidak ragu buat minta saran. Babe bertanya tentang pada siapa kami jatuh cinta, dan akan melakukan apa saja untuk membantu. Tidak hanya saya. Semua. Pada Sam dan Erky juga begitu. Dan hal-hal lainnya.
Menyenangkan punya keluarga yang lain begini. Tentu saja saya tidak bisa membandingkan dengan Bapak. Bagaimana pun babe adalah orang asing yang baru saya kenal setelah dewasa, bukan seorang ayah yang benar-benar membesarkan saya. Tapi, yahh…senang saja. Ada sosok ayah lain...

0 comments